Wednesday, October 17, 2018

49 pertama dan mengapa aku begitu sayang kepada Spanyol/Amerika Latin


  1. berawal dari telenovela demi telenovela yang kutonton sewaktu kecil. 
  2. drama telenovela pertama berjudul "Victoria" atau dalam bahasa aslinya berjudul "Nunca Te Olvidare"
  3. kata pertama dari bahasa Spanyol yang kuhafal, "presenta" 
  4. Original Soundtrack telenovela yang pertama kali aku hafal di luar kepala, "Rosalinda Ay Amor"
  5. telenovela memang panjang sekali episodenya, ada yang sampai 6 bulan dan bahkan setahun. 
  6.  telenovela yang paling pendek episodenya, "Ramona" dibintangi oleh Kate De Castillo.
  7. telenovela yang TIDAK pernah ketinggalan dan wajib ditonton, "Amigos X Siempre" "Complices Al Rescate" (fyi :aku menggilai telenovela ini begitu sangat!)
  8. pertama kali menemukan kamus saku berbahasa Spanyol ketika SD, itupun susah banget ketemunya. Barang langka dan kamus itu masih ada sampai sekarang :-)
  9. pertama kali kenal Enrique Iglesias ketika doski menjadi pembuka telenovela Nunca Te Olvidare, judul lagunya kebetulan sama. Waktu itu dia masih punya tahi lalat hehehe.
  10. lagu berbahasa Spanyol pertama kali dan tahu arti lagunya, Pero Me Acuerdo De Ti-Christina Aquilera, dilanjutkan dengan Rosalinda Ay Amor-Thalia dan No Me Ames-Jlo feat Marc Anthony.
  11. aku suka banget sama videoklip No Me Ames dan kutonton berulang-ulang kali sampai kaset VCD-nya rusak (maklum kaset bajakan :p ). Now, i can watching this video in everywhere, thanks to Youtube!
  12. telenovela tak selamanya jelek (maksudnya, para ibu rumah tangga jadi malas ngapa-ngapain waktu menonton telenovela dan itu menurut beberapa orang membuat orang2 menjadi malas). Mungkin itu ada benarnya, tapi...
  13. dari telenovela, kita belajar adat dan budaya negara setempat.
  14. dari telenovela, aku belajar kehidupan sehari-hari mereka.
  15. dari telenovela, aku mengetahui alamnya, kebudayaanya dan orang-orangnya.
  16. kalimat bahasa Spanyol pertama, "No tirar basura permitido"
  17. Negara berbahasa Spanyol pertama yang kutahu >>>> Mexico city.
  18. sejenak kuamati dengan seksama, bentuk bangunan atau arsitektur di Mexico mengingatkanku akan sesuatu.
  19. ternyata dirimu (Mexico) pernah dijajah Spanyol. Ini baru kusadari ketika sudah SMA.
  20. ketika SMP aku masih menikmati telenovela Amigos x Siempre dan tahu bahwa bahasa nasional Mexico adalah bahasa Spanyol,tapi nggak pernah terlintas dipikiranku bahwa dirimu (Mexico) pernah dijajah Spanyol.
  21. maka perhatianku teralihkan sejenak ke Spanyol.
  22. aku pun telah menyukai Spanyol, terutama Granada.
  23. Di Granada Andalusia, ada istana Al-Hambra dan jeruk-jeruk yang menghiasi sepanjang jalan raya dan anehnya 
  24. Andalusia berasal dari bahasa Arab yaitu : Al-Andalus.
  25. Spanyol pernah menjadi pusat peradaban islam di dataran Eropa.
  26. Makanya, kok kuperhatikan sejenak bangunan mereka mengingatkanku akan kubah Masjid. Bentuk-bentuk pintunya juga melengkung dan langsung mengingatkanku akan arsitektur... "ISLAM" (ini pemikiran waktu belasan tahun yang lalu).
  27. Bahkan ada beberapa kata dalam bahasa Spanyol memiliki kemiripan dengan bahasa Arab.
  28. Bahasa Spanyol memiliki kata yang bersifat Maskulin dan Feminin, Arab juga loh! 
  29. Spanyol termasuk bahasa romantis. (Prancis, Portugis dan Italia juga).
  30. Maklum mereka masih satu rumpun roman languages. 
  31. Mereka juga menggunakan kata yang bersifat Maskulin dan Feminin.
  32. Datuk moyang mereka adalah bahasa Latin yang sekarang disinyalir sudah punah dan hanya dipakai buat ilmu pengetahuan dan bahasa-bahasanya obat, flora dan fauna. Barangkali ada yang lain juga?!
  33. Setiap mendengar musik Latin, aku selalu merasa tersentak, tersentuh dan kayak ada sesuatu yang hilang dan jauh dan sunyi dan senyap, tapi... itu menyenangkan.
  34. setiap mendengar lagu berbahasa Spanyol, jadi kepengen menangis kayak ada yang nyesek (nggak tahu juga kenapa, meskipun sebenarnya arti dari lagu itu nggak ada sedih-sedihnya).
  35. kadang-kadang tanpa sengaja meneteskan air mata. Serius. Ini nggak lebay meskipun kelihatannya kok norak amat ya?

*Karya Sastra dan Amerika Latin*

36. Karya Sastra yang pertama kali kubaca, puisinya Juan Ramon Jimenez.
37. Judulnya, Yo no soy yo 
38. Waktu itu aku belum tahu apa itu perbedaan Puisi dan Prosa ataupun karya sastra, yang penting di otak, aku bisa 'ketemu' lagi dengan pengguna bahasa Spanyol meskipun hanya dalam bentuk buku dan buku itu berbahasa Indonesia pula. Aku mendengar nama belakang beliau saja sudah senang bukan kepalang. Beliau-Pak Jimenez asli orang Andalusia, makanya, aku tambah kesengsem.
39. maklum saja, waktu itu telenovela sudah nggak tayang lagi di televisi dan kubaca puisi itu ketika sekitar tahun 2007.
40. Aku mengenal karya sastra Amerika Latin (selain Jimenez), baru-baru saja dan merasa berdosa banget rasanyaaa!
41. Setelah Jimenez aku mengenal Federico Garcia Lorca (mereka kukenal dengan jarak berdekatan), kemudian Gabriel Garcia Marquez dan Pablo Neruda. Baru-baru ini aku membaca punyanya Gabriela Mistral (tentu saja di internet!).
42. Teruntuk Marquez dan Neruda, aku membaca karya mereka setelah lulus kuliah dan bekerja.  Marquez sekitar pertengahan 2015 atau 2016, Neruda tahun 2017. (Jimenez tahun 2007 dan Neruda 2017, ke mana aja kamu selama ini wahai Theaaa!)  (Duh, memalukan!) 
43. Untuk itukah kamu merasa sedih dan menetaskan air mata?
44. Aku merasa mempunyai kedekatan (entah spiritual atau mungkin hanya bisa-bisanya aku saja) dengan Amerika Latin. 
45. Aku punya kedekatan dengan Chile, Cartagena, Cuba, Peru dan Mexico.
46. Jadi kenapa aku bisa sampai meneteskan air mata? Aku sudah mengenal bahasa Spanyol sekitar tahun 2000-an sekarang sudah 2018, dan bahasa Spanyolku masih begini-begini saja.
47. Aku masih belum punya buku (dalam bentuk fisik) yang berbahasa Spanyol asli. Aku menginginkan ini setengah mati! Bagaimana ya, cara mendapatkannya? mengingat aku tinggal di pelosok negeri.
48. Memang aku tak serajin dulu lagi dalam belajar bahasa Spanyol dan untuk itu aku begitu menginginkan novel atau cerpen atau puisi berbahasa Spanyol. Ah, semoga suatu saat aku bisa memilikinya dan kudapatkan dengan cara yang tak terduga-duga alias gratis! (Maunya! hehe)
49. Dosa kah kalau aku merasa pernah terlahir di tanah Amerika Latin, entah itu Cartagena, Aracataca, Barranquilla, Cuba atau Cancun? Yang pasti, aku merasa mendarah daging dengan kota-kota yang kusebutkan barusan.


Thea.Senorita

Thursday, September 27, 2018

Koleksi Sampul Buku Edisi Pertama milik Gabriel Garcia Marquez (Bagian Satu)


Ibarat sayur tanpa garam. Rasanya tiada lengkap, bila tak ada satu pun di blog saya, membahas tentang kesusteraan Amerika Latin. Terlebih-lebih, Sastrawan Besar sekaliber Gabriel Garcia Marquez. Saya memang baru melek sastra kurang lebih dua setengah tahun terakhir. Jadi, pengetahuan saya tentang Sastra masihlah cetek. Apalagi bila dibandingkan dengan kawan-kawan saya yang lain. Namun, saya masa bodoh dengan ilmu saya yang sangat memalukan ini. Namanya juga baru belajar dan tidak ada kata terlambat untuk belajar kan?
Sekarang, tinggalkan dulu membahas yang berat-berat. Hal yang ingin sejatinya saya tulis, adalah dedikasi dan rasa sayang dan kecintaan saya kepada Amerika Latin dan (tentu saja) Spanyol.

Gabo, (Panggilan akrab Abuelo *kakek* Gabriel Garcia Márquez) telah memenangkan nobel sastra pada tahun 1982 melalui novelnya yang bertajuk "Cien años de soledad" atau yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi "Seribu Tahun Kesunyian."
Apalagi saya menyukai hal-hal klasik. Jadi untuk kepoin edisi pertama buku Gabo adalah pekerjaan saya *SenyumManisSiapaTahuDapatKawanYangSehobi*

Berikut ini edisi khusus novel/novelet Gabriel Garcia Márquez berdasarkan urutan tahun terbit :

  1. La Hojarasca (1955)
  2. El Coronel No Tiene Quien Le Escriba (1961)
  3. La Mala Hora (1962)
  4. Cien Años de Soledad (1967)
  5. El Otoño del Patriarca (1975)
  6. Croñica de Una Muerte Anunciada (1981)
  7. El Amor En Los Tiempos del Coléra (1985)
  8. El General en Su Laberinto (1989)
  9. Del Amor y Otro Demonios (1994)
  10. Memoria de Mis Putas Tristes (2004)


sumber foto : Wikipedia


(1) Judul Buku : La Hojarasca (Leaf Storm)
Genre : Feminism, Magic Realism.


Menurut keterangan yang saya himpun dari berbagai sumber, membutuhkan waktu 7 TAHUN untuk menemukan penerbit! (Itulah sebaiknya bila ingin serius terjun di dunia kepenulisan mesti tahan banting dan tidak mudah dengan halangan atau rintangan apa pun).

Gabo menggunakan sudut pandang Wanita sebagai tokoh yang mengantarkan cerita. Novel ini menceritakan tentang di antara perspektif tiga generasi dalam satu keluarga, yang berasal dari kota kecil bernama Macondo. 
Edisi pertama dalam bahasa Spanyol (bahasa ibu sang pengarang) diterbitkan pada tahun 1955.
Diterbitkan dalam bahasa Inggris pada tahun 1972, dua tahun setelah "Seribu Tahun Kesunyian" diterjemahkan dalam bahasa Inggris. 


sumber foto : Wikipedia


(2) Genre : Historical novel.
Diterbitkan pertama kali pada tahun : 1961
Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris pada tanggal : 1 September 1968.


Novel ini ditulis berkisar antara tahun 1956-1957. Edisi bahasa Inggrisnya berjudul : No One Write to the Colonel. 
Karakternya tidak memiliki nama dan menceritakan tentang kolonel dan sang isteri pasca kehilangan putra mereka. Perasaan-perasaan mereka selama tinggal di Colombia pun turut membaur dalam kisah ini.
Sudah pernah difilmkan dengan lokasi syuting di Mexico, Prancis dan Spanyol. Saya pun masih belum nonton dan sedang mencari link film ini. Ada yang tahu? 



sumber foto : Wikipedia


(3) Genre : Thriller/Horror
Jumlah Halaman : 183 Halaman

Semula novel ini berjudul "Este Pueblo De La Mieda" yang kemudian berubah menjadi La Mala Hora atau dalam bahasa Inggris berjudul In Evil Hour.

Menurut keterangan yang saya dapat, pertama kali terbit di Colombia pada tahun 1962, tapi disampul buku tertulis tahun 1961. Barangkali resmi terbit tahun 1962 atau mungkin sebaliknya. Diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris pada tahun 1979. Gabo menuliskan kisah ini ketika beliau tinggal di Paris, Prancis.
Beberapa adegan dan karakter tokoh terdapat juga di novel legendarisnya "Seribu Tahun Kesunyian" (perlu diingat, novel ini lahir sebelum 'Seribu Tahun Kesunyian loh!' Jadi silah interpretasikan sendiri jika Anda sudah membaca novel ini. Kalau saya sampai tulisan ini diturunkan, masih belum baca novel ini.



sumber foto : Wikipedia


(4) Novel ini terbit lima tahun setelah "LA MALA HORA"
Merupakan novel masterpiece-nya Gabriel Garcia Marquez yang mengantarkannya menjadi pemenang nobel tahun 1982.
Buku ini terbit (di Colombia, tentu saja) pada tanggal 30 Mei 1967 dengan genre Realisme magis. Memang agak berbelit-belit, tapi itu sama sekali tidak melelahkan karena bahasanya diramu dengan sangat indah. Kebayang nggak sih, keindahan bahasanya seperti apa. Beliau menceritakan setiap detail tokoh, plot dan setting dengan baik bahkan nyaris sempurna. Apalagi, bahasa Spanyol adalah salah satu bahasa romantis (selain Bahasa Prancis) dan sampai detik ini, saya kepo dengan bahasa aslinya. Pasti jauh lebih indah....

Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris pada tahun 1970. Novel ini wajib dibaca oleh siapa pun tak perduli dari mana kamu berasal.




sumber foto : Wikipedia

(5) Genre : Realisme Magis
Jumlah Halaman : 271 Halaman

Novel ini menceritakan tentang keputusasaan dan kesepian Sang Jenderal di samping kekejaman dan perilaku kejam yang membuatnya tetap berkuasa. Pesan moril dari novel ini, "Janganlah melihat sesuatu/seseorang dari sampul atau bahasa kerennya "Don't Judge The Book By The Cover"
Edisi pertama diterbitkan pada tahun 1975.
Novel ini meledak di negeri Matador sekitar tahun itu juga. Membutuhkan waktu delapan tahun untuk menantikan buku Gabo satu ini. Otomatis para penggemarnya sudah tak tahan membaca karya beliau setelah novel legendarisnya yang membuncah itu.
Buku ini diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan judul, Tumbangnya Seorang Diktator.



*( Bersambung





Saturday, July 28, 2018

Tujuh Kosakata Bahasa Spanyol Dengan Awalan Huruf A



sumber foto : www.tokopedia.com



Siete Vocabulario Del Dia (Tujuh Kosakata Bahasa Spanyol) A


1. Apagar (Mematikan/Memadamkan)

contoh : 
Aun después de tres horas, los bomberos no han logrado apagar el incendio.
( Selama tiga jam, petugas pemadam kebakaran tidak dapat memadamkan api)


2. Ausente (Absen/tidak hadir/tidak fokus)


contoh :
-¿ Pasa algo? Te noto medio ausente hoy.
(Apakah terjadi sesuatu? Kamu terlihat tidak fokus hari ini)

3. Apasionado (Hasrat/minat/ambisi/mesra)

contoh :
El romance apasionado de Nora y John sorprendio a sus amigos.
(Pasangan mesra Nora dan John memberi kejutan kepada teman-teman mereka)

4. Ardientemente (Dengan nafsu)

contoh :
Deseamos ardientemente que la guerra se acabe.
(Dengan penuh nafsu kami berharap peperangan segera berakhir)

5. Apegado (Gantung/melampirkan)

contoh :
Sonia dejó a Bruno porque se habia vuelto muy apegado
(Sonia putus dengan Bruno karena dia menggantung hubungan)

6. Aplacar (Menenangkan suasana/memuaskan)

contoh :
Preparamos limonada para aplacar la sed que nos dio el sol.
(kita membuat lemonade untuk memuaskan dahaga dari panas terik matahari yang menghauskan)

7. Amorosamente (Penuh cinta)

contoh :
Si le hablas amorosamente, quizás te haga caso.
(Jika kamu berbicara padanya dengan penuh cinta/kelembutan, maka dia akan tertarik padamu)


sumber : www.spanishdict.com

TheaSenorita


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...